SMK PGRI 1 Gresik Perkuat Sinergi DUDI melalui Koordinasi Pelaksanaan UKK Tahun 2026

Gresik — SMK PGRI 1 Gresik menggelar kegiatan koordinasi pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun 2026 bersama Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) sebagai bentuk penguatan link and match pendidikan vokasi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan UKK berjalan selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan standar industri.

Pelaksanaan UKK Tahun 2026 dijadwalkan mulai 26 Januari 2026 dan berlangsung selama dua minggu, melibatkan murid kelas XII dari berbagai konsentrasi keahlian. UKK dirancang sebagai sarana evaluasi capaian pembelajaran sekaligus pengakuan kompetensi murid oleh dunia industri.

Kegiatan koordinasi dihadiri oleh perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik, pengurus YPLP SMK PGRI 1 Gresik, manajemen sekolah, serta perwakilan perusahaan dari 145 mitra DUDI yang selama ini menjadi tempat Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Beberapa perusahaan mitra antara lain:
PT Wiharta Karya Agung, PT MK Prima, PT Indospring Tbk, Bengkel Tjokro Bersaudara, CV Malik Perintis Teknik, PT Swadaya Graha Kartini, PT Eterindo Nusa Graha, PT Petrokimia Gresik, PT Petrosida Gresik, PT Petro Jordan Abadi, PT Cemindo Gemilang, PT Dunia Kimia Jaya, Dinas Lingkungan Hidup Unit TPA, Labkesda Gresik, PT PLN UP Giri, PT PLN NP UP Gresik, PT Barata Indonesia, PT Toyota Arina Parama Jaya, Auto 2000, Astra Daihatsu Gresik, serta berbagai mitra industri lainnya.

Sambutan Kepala Sekolah dan Cabang Dinas

Kepala SMK PGRI 1 Gresik, Drs. Arief Susanto, M.Pd., menyampaikan bahwa UKK merupakan sarana strategis untuk mengukur kesiapan murid dalam memasuki dunia kerja.

“UKK bukan sekadar ujian akhir, tetapi menjadi bukti kompetensi murid yang diakui oleh dunia industri. Kolaborasi dengan DUDI sangat penting agar kompetensi yang diuji benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi atas komitmen SMK PGRI 1 Gresik dalam membangun kemitraan industri.

“Sinergi antara SMK dan DUDI seperti ini menjadi kunci keberhasilan pendidikan vokasi. Murid diharapkan tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing dan karakter profesional,” tegasnya.

Apresiasi dan Masukan dari Dunia Industri

Pada sesi tanya jawab, perwakilan dari Bengkel Tjokro Bersaudara menyampaikan apresiasi terhadap murid SMK PGRI 1 Gresik yang melaksanakan PKL di perusahaannya.

“Murid PKL dari SMK PGRI 1 Gresik mampu mengoperasikan mesin baru yang didatangkan dari Cina. Saat ini murid tersebut bahkan dipercaya untuk membantu melakukan pelatihan kepada perusahaan lain yang melakukan studi banding ke tempat kami,” ungkapnya.

Selain apresiasi, pihak industri juga memberikan masukan untuk pengembangan kompetensi murid ke depan.

“Kami berharap ke depan murid tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki kemampuan berwirausaha. Kompetensi kewirausahaan dapat mulai dirambah agar lulusan memiliki peluang karier yang lebih luas,” tambahnya.

Melalui kegiatan koordinasi ini, SMK PGRI 1 Gresik menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas lulusan melalui pelaksanaan UKK yang objektif, profesional, dan relevan dengan kebutuhan industri. Sinergi berkelanjutan dengan DUDI diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap bersaing di dunia kerja maupun dunia usaha.

What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*