SMK PGRI 1 Gresik Kembali Membuka Kelas Industri melalui Program Spring School

Gresik – SMK PGRI 1 Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia industri dengan membuka kembali kelas industri melalui program Spring School. Program ini merupakan hasil kerja sama berkelanjutan antara SMK PGRI 1 Gresik dengan PT Indospring Tbk yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade.

Pembukaan Spring School dilaksanakan pada Sabtu (14/2) dan diikuti oleh 36 siswa kelas X yang telah dinyatakan lolos seleksi. Proses seleksi dilakukan secara ketat dan kompetitif untuk memastikan bahwa siswa yang terpilih memiliki kesiapan akademik, kedisiplinan, serta motivasi tinggi untuk mengikuti pembelajaran berbasis industri.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Gresik, unsur Kamar Dagang dan Industri Indonesia, jajaran manajemen PT Indospring Tbk, dewan guru, serta orang tua siswa. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bukti dukungan penuh terhadap pelaksanaan program kelas industri ini.

Kepala SMK PGRI 1 Gresik, Arief Susanto, menyampaikan bahwa program kelas industri telah berjalan selama 11 tahun dan secara konsisten melahirkan lulusan yang siap kerja. Hingga saat ini, sekolah telah meluluskan sembilan angkatan kelas industri yang banyak terserap di dunia usaha dan dunia industri.

Ia menegaskan bahwa Spring School bukan sekadar program tambahan, melainkan bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan. Kurikulum yang diterapkan telah diselaraskan dengan standar industri sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan relevan dengan perkembangan teknologi.

Pada tahun ini, Spring School menghadirkan inovasi baru dengan memperkuat pembelajaran di bidang robotika dan otomasi sebagai respons terhadap perkembangan industri 4.0. Untuk mendukung pembelajaran tersebut, sekolah menyiapkan enam unit robot sebagai sarana praktik. Siswa diharapkan mampu memahami teknologi robot industri, sistem otomasi, serta proses produksi modern yang digunakan di perusahaan manufaktur.

Direktur PT Indospring Tbk, Bob Budiono, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Spring School. Menurutnya, program ini merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri. Ia menekankan bahwa perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental, kedisiplinan, serta kemampuan kerja tim yang baik.

Melalui Spring School, para siswa dibekali keterampilan teknis maupun soft skills, seperti kemampuan menganalisis proses produksi, memahami sistem pengendalian dan otomasi, membaca gambar teknik, hingga mengenal standar keselamatan kerja di industri. Dengan demikian, lulusan diharapkan memiliki daya saing tinggi dan siap berkontribusi di dunia kerja.

Program Spring School menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan lulusan yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menjawab tantangan industri masa depan.

What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*